NEWS, SMK PK, Puger, Jember 16 Juii 2025,
Sebagai sekolah menengah kejuruan yang konsentrasi studinya pada kompetensi keahlian bidang kemaritiman dan perikanan yang membedakan dengan komepetensi keahlian pada sekolah yang lain, tentunya membutuhkan penataan, penanaman mental, dan karkaterisai calon taruna (baca: siswa) yang mendalam dan menyeluruh pada saat menjadi “siswa baru”. Salah satu pola yang dilakukan SMK Perikanan dan Kelautan (SMK PK)Puger, Jember adalah LATIHAN DASAR DISIPILIN KORPS (LDDK) pola ini merupakan perluasan dan penjabaran Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diluncurkan Kemendikdasmen pada tahun 2025 ini. Bedanya kalau MPLS dilaksanakan lima hari, sedangkan LDDK dilaksanakan selama satu bulan, tanpa mangurangi hak belajar taruna dalam mengkuti kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pada kesempatan pertemuan wali taruna kelas X menjelang dilaksanakannya LDDK kepala SMK Perikanan dan Kelautan Puger, Drs.H.Kuntjoro Basuki, M.Si dalam sambutannya memaparkan profil sekolah dan di dalamnya juga tentang LDDK. Berikut ini pokok-pokok penjelasannya.
SMK Periakanan dan Kelautan Puger merupakan sekolah swasta yang memiliki kemandirian dalam pengelolaan pendidikannya. Sesuai dengan prinsipnya bahwa tanggung jawab pengelolaan pendidikan di sekolah adalah tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan orang tua, maka sudah menjadi kewajiban bahwa orang tua/wali taruna memenuhi kebutuhan putra-putrinya selama belajar di SMK PK Puger. SMK PK merupakan binaan dan bagian dari Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Darsul Bihar Jember yang motivasi dan jatidirinya menjunjung tinggi toleransi beragama dengan tetap selalu membangun kultur budaya pesantren.
Tentang LDDK lebih lanjut dijelaskan oleh kepala sekolah, bahwa esensi utama kegiatan ini adalah untuk menanamkan, menumbuhkan sekaligus memberikan penguatan karakter mental dan fisik kepda calon taruna baru. Oleh karena itu materi kegiatan selama dua minggu pertama antara lain adalah penanaman dan penumbuhan karakter hebat, bertanggung jawab dengan lingkungan, mengenal potensi diri dalam meraih prestasi, masalah sosial dalam kenakalan remaja, penggunaan obat terlarang, reproduksi remaja, merancang masa depan dalam kerja, dan menegakkan nilai-nilai relegius mengaji, tepat sholat berjamaah lima waktu, sholat malam, dan diniyah. Sementara pada minggu kedua kegiatan lebih banyak menekankan pada pengembangan fisik motorik melalui kegiatan out bond, lintas medan, peraturan baris berbaris (PBB), gerak jalan, dan napak tilas tokoh pahlawan revolusi dalam bergerilya mengusir penjajah Jepang dari Jember.
Selama LDDK taruna diwajibkan bermalam di asrama tidak boleh dijenguk, dan berkomunkasi dengan orang tua. Hal ini untuk meneguhkan kemandirian taruna.
Secara skematis dijelaskan bahwa pola penyiapan proses pendidikan di SMK PK agar terwujud taruna yang berkarakter dan siap mengikuti pendidikan sesuai dengan kompetensi keahlian (jurusan) yang menjadi minat dan pilihan taruna adalah sebagai berikut
Pemateri tamu dari instansi luar sekolah antara lain Cabang Dinas Pendidikan, Kodim Jember. Koramil Puger. Polairud Polsek Puger, Polres Jember, Damkar Jember, Bakesbangpol, UPT Dinsos Puger, Badan Perlindungan Anak dan Perempuan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dan dinas instansi terkait yang lain. Oleh karena itu LDDK ini mendapat apresai positif dari Direktorat Pendidikan SMK.
Pada kesempatan ini Kepala Sekolah juga menjelaskan tentang profil dan proses pendidikan di SMK PK. Bahwa sekolah ini merupakan sekolah kejuruan yang lazim pola pembelajarannya 30 % teori, dan 70 %nya adalah praktik di sekolah, maupun praktik kerja lapangan (PKL). Dengan pola ini targetnya taruna memiliki kompetensi yang terukur untuk kecakapan kerja industri dalam dan luar negeri terutama magang ke Jepang. Demikian juga untuk menyiapkan para taruna yang ingin melanjutkan kuliah perguruan tinggi. Kepala Sekolah juga memberikan pemahaman kepada orang tua/wali murid bahwa karakteristik SMK PK identik dengan sekolah yang mencetak lulusan untuk bekerja pada sektor kemaritiman dan perikanan yang memiliki tantangan dan resiko yang tidak sama dibandingkan dengan sektor yang lain. Tetapi memiliki peluang kerja yang sangat tinggi karena banyak dibutuhkan.
Terkait tata tertib dan peraturan sekolah akan dijelaskan oleh wakil kepala sekolah urusan kesiswaan dan bendahara sekolah.
Pada akhir sambutannya, Kepala Sekolah berharap agar orang tua/wali taruna memahami penjelasannya dan mempersilakan membuat surat pernyataan telah memahami karaketeristik dan peraturan pendidikan di SMK PK; Hal ini agar hak dan kewajiban antara sekolah dan orang tua/wali taruna berjalan seimbang.