Suasana senang, haru, dan bahagia campur aduk berkecamuk di dada para Calon Taruna Angkatan 26 (Catar26) bersama orang tua/wali di lapangan upacara saat mereka dipertemukan dalam acara Serah Terima Catar 26 SMK Perikanan dan Kelautan (SMK PK) Puger- Jember. Pelukan rindu, cium kasih sayang, isak tertahan, dan belaian kangen terpendam membahana di siang hari ini. Tangis pun pecah di sela jerit lirih permintaan maaf “sang putra-putri” kesayangan pada saat sang buah hati remaja berlutut mencium telapak kaki ibu-ayah mereka. Sesak dada membara menghimpit di relung hati mereka karena selama ini telah banyak berbuat, berperilaku, dan bersikap yang tidak benar terhadap orang tua. “Ayah,Ibu maafkan saya…” Sunyi dan tidak bisa melanjutkan ucapan apalagi karena mulut terkatup basah derai air mata penyesalan. “Alhamdulillah…iya anakku, saya terima maafmu, semoga kamu menjadi anak yang sholeh dan sukses cita-citamu”… Dengan sesenggukan menahan lelehan air mata ayah-ibu mereka kembali memeluk erat putra-putrinya.
Seperti itu suasana akhir acara Serah Terima Catar 26 di SMK PK Puger sebagai bagian dari kegiatan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS Plus) yang dikemas dalam pola Latihan Dasar Displin Korps (LDDK). Kegiatan LDDK ini dilakukan selam tiga sampai empat minggu sejak hari pertama masuk sekolah. Pola semacam ini menjadi salah satu ikon tersendiri sebagai program unggulan menanamkan karakter dan kepribadian unggul sebagai taruna selama mengikuti pendidikan di sekolah. Selama kegiatan ini berlangsung calon taruna tidak boleh “disambangi” bahkan berkomunikasi via hand phone sekalipun. Pacara catar difasilitasi bermalam di sekolah dengan terpisah antara asrama putra dengan asrama putri. Dan pada hari ini Sabtu 8 Agustus 2026 kegiatan inti LDDK sudah selesai dan diserahkan kembali kepada orang tua untuk jeda istirahat di rumah masing-msing untuk persiapan kegiatan puncak LDDK yaitu Napak Tilas yang akan dilakukan pada hari Rabu-Kamis 12-13 Agustus 2026. Rutenya adalah alur gerilya yang dikomandani K.H.As’ad Syamsul Arifin pada saat mengusir penjajah Jepang dari Jember dengan jarak tempuh sekitar 60 km jalan kaki.
Kegiatan catar selama LDDK dimulai sejak dinihari dalam berjamaah Qiyamul lail diteruskan kegiatan pelatihan sampai malam hari pukul 21.00 dengan jeda sholat berjamaah setiap waktu sholat. Pemateri atau pelatih kegiatan adalah para guru dengan berbagai materi akedemis, religius agamis, penanaman karakter disiplin, taggung jawab, dan gotong royong yang dikemas dalam tatap muka informasional, diskusi, permainan game, dan penugasan. Di samping itu juga menghadirkan pihak eksternal sekolah, di antaranya adalah dari Satlantas Polres Jember, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jember, Puskesmas Puger, RRI Jember (Public Speaking), dan Koramil Puger. Sementara kegiatan outing class di antaranya adalah jurit malam, lintas medan, gerak jalan, dan napak tilas tokoh pahlawan kemerdekaan Jember.
Dalam acara serah terima ini Drs. H.Kuntjoro Basuki, M.Si selaku ketua YPP Pondok Pesantren Darsul Bihar Puger sekaligus sebagai pembina dan penanggung jawab pendidikan di SMK PK Puger memberikan pidato sambutan di depan semua orang tua/wali catar bertempat di aula sekolah. Dalam sambutannya H.Kuntjoro menjelaskan secara umum hasil LDDK berjalan sesuai jadwal dan program sekolah dan pesantren. Pembiasaan selama pelatihan dalam hal disiplin, mandiri, kerja cepat, tanggung jawab, gotong royong, dan sholat tepat waktu hendaknya dijaga dan selalu didorong dan terus dibiasakan selama catar ada di rumah. Pada kesempatan ini juga dijelaskan tentang proses penjurusan program keahlian yang diminati dan dipilih sekolah. Telah diberikan angket tertulis kepada cator untuk memilih program keahlian dengan opsional pilihan 1, 2. dan 3. Dari angket tersebut sudah terpetakan kelompok-kelompok yang memilih di antara lima kompetensi keahlian yang ada. Namun hal ini belumlah final, karena skitar bulan Oktober 2026 nanti ada program Kunjungan Industri. Kegiatan ini berupa mendatangi dan mempelajari secara langsung proses kerja di perusahaan, industri, pelabuhan dan galangan kapal seputar Semarang Jawa Tengah, serta kampus Univ. Dipenegoro. Tujuannyannya adalah untuk memantapkan pilihan program keahlian yang menjadi plihan catar. Dari hasil kunjungan ini jika ternyata catar berubah pikiran maka masih diberi kesempatan terakhir untuk pindah program keahlian dengan persetujuan orang tua.
Sementara itu Kepala SMK PK Puger, Ahmad Ustadi, S,Pd memberikan penjelasan teknis acara serah terima catar di lapangan upacara, dan teknis pemberangkatan, dan penjemputan catar dalam kegiatan napak tilas. Disiapkan aramada bis untuk antar jemput peserta napak tilas ini, namun jika ada orang tua yang ingin mengatar jemput sendiri dipersilakan dengan kordinasi guru selaku penitia. Dijelaskan pula bahwa pada hari pertama catar akan bermalam di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ledokombo setelah menempuh perjalanan dari pagi sampai sore. Dari Ponpes ini keesokan pagi harinya catar melanjutkan perjalanan menembus hutan perkebunan pinus dan kopi dan hungga finsh di lapangan monumen perjuangan gerilya di Desa Garahan-Silo sekitar pukul 17.00.
Pada pukul 10.15 acara serah terima catar dimulai dengan diawali prosesi regu barisan catar sesuai kelasnya memasuki lapangan upacara. Dengan sebentar pengantar orasi dari kepala sekolah dan tim baca puisi oleh guru selanjutanya oarang tua dipersilakan memasuki lapangan untuk mengampiri putra-putrinya dengan keharuan dan kebahagiaan.