You are currently viewing Pemberangkatan Tenaga Kerja ke Jepang oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia di SMK Perikanan dan Kelautan Puger

Pemberangkatan Tenaga Kerja ke Jepang oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia di SMK Perikanan dan Kelautan Puger

Pemberangkatan Tenaga Kerja ke Jepang oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia di SMK Perikanan dan Kelautan Puger

Jember (27/05) SMK Perikanan dan Kelautan Puger kedatangan tamu istimewa yaitu Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., dalam acara Kick-off kerjasama Serikat Nahdlatul Ulama (SNNU) bersama Kemnaker RI peserta magang ke luar negeri khususnya Jepang. Sebanyak 200 peserta magang ke Jepang dari beberapa Latihan Pembekalan Kerja (LPK) juga hadir untuk mengikuti secara langsung pemberangkatan yang diresmikan oleh Menaker RI. 16 peserta yang ada didalamnya adalah alumni SMK Perikanan dan Kelautan Puger angkatan 22. 

Acara kunjungan Menaker RI ini juga bersamaan dengan penandatangan nota kesepahaman bersama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Jawa Timur. Pemilihan SMK Perikanan dan Kelautan Puger sebagai lokasi acara Serikat Nahdlatul Ulama (SNNU) dipandang simbolis, sebagai wujud sinergi antara pendidikan vokasi dan pemberdayaan nelayan. SMK Perikanan dan Kelautan Puger diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dalam sektor kelautan. 

“Seperti yang biasa saya sampaikan, magang itu adalah salah satu strategi yang terintegrasi dengan pelatihan kompetensi. Jadi setelah mengikuti pelatihan di balai, baik di balai milik pemerintah maupun mitra, maka ada kesempatan bagi mereka untuk bekerja magang selama 2-3 tahun,” kata Menaker Yassierli.

Menaker Yassierli mengatakan bahwa program pemberangkatan alumni SMA/SMK sederajat magang ke luar negeri menjadi salah satu solusi cepat untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja, terutama dalam sektor kelautan dan perikanan.

“Itu akan kami support sebagai salah satu solusi penyerapan tenaga kerja dalam waktu-waktu ini,” tambahnya.

Menaker Yassierli sangat mengapresiasi kepada SMK Perikanan dan Kelautan Puger karena para alumninya sudah dibekali kompetensi kerja terstandar, khususnya dalam bidang perikanan dan kelautan. Menurutnya, peserta magang dan kontrak kerja ke luar negeri harus mahir berbahasa dan budaya negara tujuan. Selain itu, hal yang lebih penting adalah para alumni memiliki kompetensi kerja standar industri dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat resmi. Menaker beserta tamu undangan dari PWNU turut menyantap dan mengkampanyekan gerakan gemar makan udang yang ditandai dengan bakar-bakar udang produk Teaching Factory (TeFa) SMK Perikanan dan Kelautan Puger.

Setelah berkunjung di SMK Perikanan dan Kelautan Puger, Menaker Yassierli juga berkunjung di Teaching Factory (Tefa) Tambak Udang Vaname SMK. Ia berharap SMK Perikanan dan Kelautan Puger dapat menjadi mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang andal dan siap mengembangkan sektor kelautan. 

“Kebahagiaan Kemnaker dapat membantu masyarakat, mendapat pekerjaan yang layak, mendapatkan kesejahteraan yang layak. Dipantai Puger naik sampan, mencari ikan sambil sambil santai. Ayo adik-adik siswa Perikanan dan Kelautan, gali kompetensi untuk masa depan,” sambungnya.*

Tinggalkan Balasan