Pada hari Rabu 29 Oktober 2025 diadakan PELATIHAN PENJAMAH MAKANAN calon Relawan SPPG-MBG Puger Kulon, Pondok Pesantren Darsul Bihar Jember di SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember. Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang calon relawan dengan pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Dari 30 orang calon relawan tersebut terdapat tujuh orang yang sudah memiliki sertifikasi profesi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points), sebuah sertifikasi profesi tentang Analisis Bahaya dan Titik Kendali Kritis. Sedangkan tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah sebagai salah satu syarat pengurusan penerbitan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN). Hal ini karena pembangunan dapur SPPG di Pondok Pesantren Darsul Bihar telah 95% rampung dengan tata letak, ukuran, dan spesifikasi lain sudah sesuai dengan SOP BGN. Demikian juga peralatan operasional mulai dari persiapan, pengolahan, pemorsian, pencucian, dan kendaraan distribusi makanan sudah tersedia dan siap digunakan.
Yayasan Pondok Pesantren Darsul Bihar sebagai mitra SPPG-MBG selalu berkordinasi dan didampingi SPPI, dan Puskesmas Kecamatan Puger dalam proses pembangunan dapur dan pengadaan perlatan yang wajib dipenuhi. Penyediaan air baku pengolahan masakan telah diukur, diuji, dan diteliti oleh Laboratorium Kesehatan Daerah Jember dan pada tanggal 9 Oktober 2025 dinyatakan memenuhi syarat dan layak digunakan, demikian juga pengaturan sanitasi sehat juga dinyatakan layak.
Saat ini juga sedang dalam proses verifikasi akhir sebagai prosedur Quality Control terhadap kelengkapan dan ketepatan peralatan operasional yang dilakukan oleh Puskemas Puger dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Ini semua dilakakun Yayasan Pondok Pesantren darsul Bihar sebagai langkah cermat, hati-hati, antisipatif, dan taat aturan dan SOP pembangunan SPPG-MBG. . Alahamdulillah hari ini Jumat 31 Oktober dapur SPPG-MBG Pondok Pesantren darsul Bihar Jember dinyatakan dan dalam SATUS TERVERIFIKASI. Ini artinya tidak lama lagi akan menuju STATUS RUNNING untuk dimulainya uji coba layanan MGB bagi sekolah penerima manfaat.
Pada kesempatan Pelatian Penjamah Makanan ini dihadiri oleh jajaran muspika dan SPPI Kecamatan Puger yang dalam kata sambutan diwakili oleh Kapolsek dan Komandan Koramil. Dalam sambutan ini disampaikan bahwa MBG ini program yang mulia dalam rangka membantu masyarakat dalam menyiapkan generasi sehat dan berkualitas. Fungsi koordinasi dan kerjasama antara mitra dan pemerima mafaat harus terjalin bagus. Jika dijumpai kekurangan dalam hal apapun cepat dilakukan internal untuk mencari solusi terbaik, dan bukan saling menyalahkan. Sementara Drs. H. Kuntjoro Basuki, M.Si mewakili mitra dapur SPPG-MBG dalam sambutannya menyampaikan bahwa Yayasan Pondok Pesantren Darsul Bihar ingin berbagi dan mengabdi kepada masyarakat dan negara dalam melalui program MBG ini dalam rangka meningkatkan kualitas gizi, dalam mengatasi masalah stunting dan malnutrisi untuk menyiapkan generasi sehat dan produktif. Kerjasama dan koreksi dari berbagai pihat terkait sangat kami harapkan demi kelancaran pelaksanaan program ini, pungkasnya.
Meskipun pelatihan ini dilakukan dengan pola sehari akan tetapi materinya sangat teknis dan operasioanl bagi pengelola dan terutama para calon relawan yang nantinya akan bersentuhan langsung dan proses produksi makanan yang sehat dan aman. Materinya antara laian
- Kebijakan Keamanan Pangan Siap Saji.
- Cemaran Pangan dan Penyakit Bawaan Pangan
- Pemeliharaan Lingkungan Kerja serta Pengedalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit
- Pembersihan dan Sanitasi makanan
- Higiene perorangan Penjamah Makanan
- Tahapan Produksi Pangan Siap Saji
Semua proses dan tahapan telah dilakukan oleh Yayasan Pondok Pesantren Darsul Bihar dari proses pembangunanan dan penyiapan dapur SPPG-MBG, verifikasi kelayakan air bersih, sanitasi, pelatihan calon relawan, verifikasi menyeluruh sebagai langkah Quality Control, sampai dengan posisi status. Sehingga tidak lama lagi SLHS sebagi legalitas formal SPPG-MBG bisa diraih dan siap operasional pada minggu pertama atau kedua bulan November dalam melayani penerima manfaat sebanyak 1.000 (seribu siswa) sebagai tahap uji coba.
Pemateri pelatihan dadi Dinkes Kab.Jember
Tampak sebagian depan dapur SPPG-MBG
Mobil armada distribusi makanan
Jajaran Muspika meninjau lokasi dapur SPPG=MBG